TANGERANG, jatmabanten.or.id – Kehadiran Jam’iyyah Ahlit Thoriqoh Ahlussunnah Wal Jamaah (JATMA ASWAJA) di panggung dakwah spiritual Nusantara membawa angin segar bagi penataan organisasi thariqah yang mandiri, independen, dan berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Berdirinya JATMA ASWAJA di tingkat nasional yang dinakhodai langsung oleh Abah Maulana Habib Luthfi bin Yahya selaku Ketua Umum (Rois ‘Aam) dan didampingi oleh Dr. H. A. Helmy Faishal Zaini sebagai Sekretaris Jenderal, menjadi garansi mutu sekaligus peneguh kepercayaan publik. Organisasi ini didedikasikan secara serius untuk memberikan pelayanan ruhani dan sosial yang nyata bagi kemaslahatan umat.
Satu Komando dan Kesiapan Struktur di Bumi Banten
Merespons deklarasi nasional tersebut, Caretaker JATMA ASWAJA Provinsi Banten, KH Tubagus Sehabudin Assa’idiy, menyatakan rasa syukur dan kebahagiaan yang mendalam. Langkah ini memberikan kepastian hukum dan arah perjuangan yang jelas bagi para jemaah di daerah.
“Kami di Banten selama ini berkomitmen penuh memilih sikap garis lurus—mengikuti arahan, bimbingan, dan perintah dari Abah Habib Luthfi bin Yahya. Dengan resminya legalitas hukum JATMA ASWAJA di tingkat pusat, kami beserta seluruh jemaah thariqah di Banten bergerak cepat melengkapinya di tingkat wilayah,” ujar Kiai Tb Sehabudin.
Saat ini, struktur organisasi beserta personalia kepengurusan PW JATMA ASWAJA Banten telah rampung disusun melalui mekanisme musyawarah yang mufakat, untuk selanjutnya dilaporkan secara resmi kepada Pengurus Besar (PB) di pusat.
JATMA ASWAJA: Rumah Inklusif untuk Semua Kalangan
Menjawab pertanyaan mengenai siapa saja yang diperkenankan untuk bergabung dalam barisan ini, KH Tubagus Sehabudin Assa’idiy menegaskan bahwa JATMA ASWAJA Banten menerapkan prinsip inklusivitas spiritual. Organisasi ini bukanlah tempat yang eksklusif, melainkan sebuah oase yang terbuka lebar bagi siapa saja.
Beliau menekankan bahwa latar belakang profesi, status sosial, maupun kedudukan duniawi bukanlah pembatas bagi seseorang untuk mereguk manisnya jalan thariqah dan dzikir.
“Siapa saja, profesi apa saja, dan berkedudukan apa saja, silakan bergabung dengan JATMA ASWAJA. Selama napas masih dikandung badan dan memiliki keinginan kuat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, pintu JATMA ASWAJA Banten selalu terbuka lebar,” tegas Kiai Tb Sehabudin.
Menyongsong Kiprah Nyata
Dengan rampungnya konsolidasi internal dan prinsip keterbukaan yang diusung, JATMA ASWAJA Banten siap melangkah melampaui batas-batas administratif. Organisasi ini berkomitmen menjadi wadah pemersatu yang merangkul para Guru Mursyid, Wakil Talqin, Murid, hingga para Muhibbin (pencinta) dari berbagai latar belakang, demi mewujudkan tatanan masyarakat Banten yang religius, harmonis, dan penuh berkah.
Mari bergabung dan bersinergi di Rumah Besar Ahli Dzikir. Bersama JATMA ASWAJA Banten, kita dekatkan diri kepada Sang Khaliq dan tebarkan kemaslahatan bagi sesama.






